Menyaksikan Moscow Circus di Summarecon Serpong

Sabtu 1 May 2010 kami berkesempatan untuk nonto Mosco circus di Summrecon Serpong Tangerang Banten. Konon ini merupakan pertunjukan sirkus terbesar dan pertama di Asia yang melakukan pertunjukan selama satu bulan [...]

Prev 1 Next

Pembangunan Paramount Aston Hotel di Gading Serpong

Published on December 20th, 200923 comment
Aston Paramount Hotel On Progress

Aston Paramount Hotel On Progress

Gading Serpong will have Aston hotel shortly, this photo taken in the afternoon. The hotel is just by the Summarecon Serpong Plaza and now is on under heavy construction

Bloger Tangerang Adakan Kopdar Akhir Tahun 2009

Published on December 19th, 2009no comments
KBBC

KBBC

Hampir setahun yang lalu tepatnya 20 Januari para bloger yang berdomisili di Tangerang berkumpul dan sepakat membentuk Komunitas Bloger Benten Cisadane (KBBC).  Besok Minggu, 20 Desember 2009 Mulai pukul 10:00 WIB – selesai bertempat di Foodcourt WTC Matahari Serpong tempat pertama kali mereka berkumpul, KBBC akan mengadakan pertemuan akhir tahunnya.

Agenda pertemuan sepertinya cukup beragam termasuk didalamnya kemungkinan mengganti domain blogerbenteng.com yang merupakan wadah /blog dimana para anggota menulis bersama selama setahun kebelakang, juga  beberapa upaya agar komunitas tersebut lebih hidup dan dapat meningkatkan keterlibatan seluruh anggotanya kedepannya.

Selain tulisan-tulisan mengenai tempat tinggal tercinta Tangerang, banyak sudah pencapaian yang telah dicapai KBBC diantaranya pelatihan blog kepada para pelajar dan donor darah selama tahun 2009.  Seluruh kegiatan tersebut dapat anda lihat di blogerbenteng.com, dan kini para bloger di tangerang ini akan menentukan arah komunitas mereka di tahun 2010.

Semakin maraknya jejaring sosial seperti facebook dan twitter yang lebih praktis dan tidak memerlukan tulisan yang “panjang dan berat ” seperti blog ,  membuat  sebagian bloger mulai malas menulis di blognya masing-masing  dan  mulai bertanya-tanya,   apakah blog ini merupakan trend sesaat? para bloger ini lah yang bisa menjawabnya.

Jasa Pembuatan Website Murah Untuk UKM Indonesia di Serpong

Published on December 8th, 2009one comment

Telah Hadir Di Gading Serpong, WorldWide Web Camp Indonesia (W3Camp); W3camp membangun dan mendesain web site yang tidak hanya membantu promosi suatu merk atau bisnis, namun juga sekaligus merubah target pengunjung yang diinginkan menjadi pelanggan anda.

Tim web desain dan online marketing w3camp tidak hanya memiliki pengalaman bertahun-tahun di dunia web desain & online marketing;  tetapi juga memiliki pengalaman dan  kemampuan untuk membuat web site anda menjadi sebuah mesin online bisnis yang handal.

W3Camp  akan  memastikan web milik clientnya dapat terindeks dan terlihat oleh target pengunjung  di mesin pencari favorit seperti Google dan Yahoo.

Selain menggunakan Content Management System  yang handal agar anda dapat dengan mudah melakukan perubahan pada website anda tersebut, w3camp juga dapat menyediakan beragam program web desain untuk beragam kebutuhan bisnis anda baik dari sekala kecil sampai sekala menengah dan besar.

Membuat Website yang informatif dan  bagus tidak akan ada gunanya jika tidak terlihat oleh pelanggan dan target pasar. Untuk memastikan target pengunjung anda dapat menemukan website anda, W3Camp menggunakan teknik Search Engine Optimasion (SEO), ad submission, search engine submission terbaru dan tercanggih untuk mendatangkan traffic dari target market ke website Anda.

Saat ini W3Camp sedang memperkuat portofolio bisnisnya dengan mengadakan promo akhir tahun dengan menyediakan layanan web desain super murah mulai Rp. 500.000  !   kepada 20 UKM Indonesia yang ingin membuat website dan mulai memasarkan produknya secara online. Tunggu apalagi Segera  kunjungi W3Camp

Jasa Pembuatan Website Murah di Serpong

Jasa Pembuatan Website Murah di Serpong

Rencana Pembangunan Summarecon Mal II Gading Serpong, Gairah Property di Serpong

Published on November 27th, 20094 comment

Pesatnya pembangunan property di kawasan Gading Serpong tidak dapat dipungkiri lagi. Dikawasan ini beberapa produk property yang dijual oleh pengembang berhasil menciptakan antrian di hari pertama launching produk dan  laris bak kacang goreng, berikut wawancara wartawan kompas kepada   Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Johanes Mardjuki yang menjadi jawaban kearah mana kawasan ini berkembang kedepannya:

Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Johanes Mardjuki, optimistis bisnis properti pada tahun-tahun mendatang makin bergairah, terutama karena suku bunga rendah dan situasi keamanan di negeri ini stabil. Perusahaan yang dipimpinnya sejak tahun 2006 ini mengembangkan ekspansinya ke Serpong, Tangerang, Banten dan ke Bekasi, Jawa Barat.

Di Serpong, pengembang ini akan membangun Summarecon Mal Serpong (SMS) tahap kedua, mulai tahun 2010, dan dijadwalkan beroperasi pada akhir tahun 2011. Ini merupakan bagian dari pembangunan kawasan terpadu Summarecon Serpong. Di Bekasi, pengembang ini akan membangun kawasan terpadu Summarecon Bekasi di atas lahan seluas 250 hektar mulai tahun depan.

Johanes Mardjuki, lulusan Fakultas Ekonomi jurusan Akuntan Universitas Trisakti Jakarta tahun 1984 ini bergabung dengan PT Summarecon Agung Tbk sejak tahun 1993, dan mengawali kariernya sebagai Audit Manager. “Semua berkat kerja sama tim, bukan hasil kerja perorangan,” kata Johanes Mardjuki, alumnus SMA Kanisius Jakarta ini.

Berikut ini petikan wawancara khusus Robert Adhi Ksp dari Kompas.com dengan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Johanes Mardjuki, Rabu (25/11) petang di kantornya di Jakarta seputar perkembangan Summarecon Serpong.

Summarecon Mal Serpong dibangun di kawasan permukiman, yang relatif jauh dari Jakarta. Namun sejak beroperasi 28 Juni 2007 lalu, pusat perbelanjaan itu semakin ramai. Apa kiat Anda menyakinkan para penyewa (tenant) dengan brand besar, agar mau membuka gerai mereka di SMS?
Sebenarnya tidak gampang meyakinkan para penyewa. Bahkan ketika kami menggunakan konsultan asing, mereka malah bilang ini daerah kampung. Tapi kami punya keyakinan, kawasan Summarecon Serpong yang sudah dihuni sekitar 9.000 KK, membutuhkan pusat perbelanjaan dan gaya hidup. Kami membangun mal yang dinamakan Summarecon Mal Serpong (SMS), tapi harga sewa tidak semahal harga di Jakarta. Saat mal sudah jadi, kami memberi insentif. Penyewa yang membuka saat peresmian mal, akan diberi insentif enam bulan sewa gratis. Strategi ini berhasil. Para pekerja siang malam menyelesaikan gerai-gerai di mal.

Saat SMS dibuka, sudah 70 persen penyewa yang buka. Kami berkeyakinan jika mal sudah buka 70 persen, pengunjung akan balik lagi ke mal itu. Sekarang SMS sudah penuh dan selalu ramai. Pengunjung SMS sudah 10 juta per tahun, padahal baru dua tahun dibuka. Sebagai perbandingan, pengunjung mal di Kelapa Gading 27 juta per tahun. Jadi perkembangan pengunjung SMS sangat pesat. Konsep SMS juga berbeda, ada tempat makan terbuka (alfresco dining) dengan live music berbeda setiap malam. Jadi ada komunitas berbeda yang datang.

Setelah SMS ini sukses, apakah ada rencana membangun dan mengembangkan mal serupa tahap berikutnya?
Kami sudah merencanakan membangun SMS tahap kedua, yang luasnya hampir sama dengan SMS tahap I, kira-kira 45.000 meter persegi. Lokasinya persis di sebelah lahan SMS tahap I. Pembangunan SMS tahap II akan dimulai tahun 2010 dan akan selesai tahun 2011. Setelah itu, kami akan membangun SMS tahap III, sambung-menyambung menjadi satu. Semuanya akan berada di lahan Sentra Gading Serpong, CBD di kawasan ini seluas 17 hektar.

Pembangunan secara bertahap ini memang strategi kami. Kalau kami membangun sekaligus lengkap, kami khawatir malah banyak gerai yang kosong sehingga tidak efektif dan tidak efisien. Jumlah penghuni di Summarecon Serpong terus bertambah. Mereka yang sudah membeli rumah tapi belum menempati, akan memutuskan pindah ke Serpong jika berbagai fasilitas sudah dibangun. Kalau jumlah KK makin bertambah, pembangunan mal tahap berikutnya menjadi lebih mudah.

Fasilitas apa saja yang menjadi ikon dan andalan di Summarecon Serpong?
Daya tarik orang bersedia pindah ke Summarecon Serpong adalah fasilitas pendidikan yang lengkap. Di Summarecon Serpong, kami memulai dengan lembaga pendidikan  Takanita dan BPK Penabur. Lalu menyusul Sekolah Pahoa dengan trilingual, yang didirikan Pak Sutjipto Nagaria, pemilik Summarecon.

Sekarang sudah ada perguruan tinggi swasta, Universitas Multimedia Nusantara atau UMN milik Kelompok Kompas Gramedia. UMN direncanakan akan diresmikan pada hari Rabu 2 Desember oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kami akui setelah UMN yang dikelola grup dengan nama besar ini hadir di Summarecon Serpong, kawasan sekeliling kampus langsung hidup. Ruko habis terjual. Rumah-rumah laku keras. Kami segera membangun Scientist Square, tempat mahasiswa dan siswa yang bersekolah di kawasan ini berkumpul. Di sini akan ada kafe, tempat nongkrong, dan tempat pentas.

Seperti apa kelak wajah Summarecon Serpong?

Kami harapkan Summarecon Serpong kelak akan seperti Summarecon Kelapa Gading. Kami akan membangun fasilitas lain seperti hotel, apartemen dan gedung perkantoran di sini. Kami masih memiliki lahan kosong seluas 500 hektar yang akan terus dikembangkan.

Di sekitar Serpong, kawasan terpadu Lippo Village, Alam Sutera dan BSD City yang juga memiliki mal. Komentar Anda?
Kami yakin masing-masing pengembang saling melengkapi dan tidak saling menjegal. Kami percaya tidak akan kehilangan kue, bahkan kami yakin kue kami malah akan bertambah. Yang harus kami pegang adalah tenant. Kalau tenant tidak loyal, itu yang berbahaya. Untuk itu kami harus mendatangkan pengunjung ke mal dengan menciptakan sebanyak mungkin event.

Suku Baduy, Obyek Wisata Budaya Banten

Published on November 22nd, 2009one comment

Suku Baduy yang tinggal di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dijadikan obyek wisata adat budaya yang selama ini cukup banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Kita telah menetapkan Suku Baduy sebagai obyek wisata adat budaya, namun pengelolaannya diserahkan pada pengurus desa setempat,” kata Kepala Bidang Pariwiata Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Periwisata (Disporabudpar) Kabupaten Lebak Djadjat Supardja di Rangkasbitung, Sabtu.

Karena pengelolaannya diserahkan pada aparatur desa setempat, maka pihak Disporabudpar Lebak tidak memungut retribusi dari para pengunjung ke suku tersebut.

Wisatawan yang berkunjung ke lokasi itu, sebagian ada yang melapor dulu ke Disporabudpar tapi kebanyakan langsung menuju ke tempat itu dengan menggunakan “guide” dari luar daerah bahkan langsung dari Jakarta.

“Kalau kita tidak masalah, bagi wisatawan yang akan berkunjung ke lokasi itu mau lapor dulu ataupun langsung silahkan saja, tapi yang penting ketika tiba ke lokasi harus koordinasi dengan aparatur atau tokoh adat setempat,” katanya.

Disporabudpar juga sering menerima izin penelitian di Suku Baduy dari para mahasiswa luar daerah terutama berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Suku Baduy mendiami lokasi seluas 5.101 hektare di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, sekitar 38 km dari Rangkasbitung dengan masa tempuh sekitar 1,5 jam dari ibu kota Kabupaten Lebak itu.

Suku Baduy dibagi dalam dua bagian yakni Baduy Dalam dan Baduy Luar. Mereka merupakan komunitas unik karena tidak mau mengenal modernisasi karena itu dalam kehidupannya tidak ada kesenjangan sosial, tak ada yang miskin dan kaya, semuanya sama.

Baduy memiliki tata pemerintahan sendiri dengan kepala suku sebagai pemimpinnya yang disebut Puun berjumlah tiga orang yang dibantu delapan orang Jaro yang memiliki fungsi dan tugas masing-masing.

Banyak larangan yang diatur dalam hukum adat Baduy, di antaranya tidak boleh bersekolah, dilarang memelihara ternak berkaki empat, tak dibenarkan bepergian dengan naik kendaraan, dilarang memanfaatkan alat eletronik, alat rumah tangga mewah dan beristri lebih dari satu.

Mata pencarian masyarakat Baduy terutama bercocok tanam padi huma dan berkebun serta membuat kerajinan koja atau tas dari kulit kayu, mengolah gula aren, tenun dan sebagian kecil telah mengenal berdagang.

Tips Menggunakan Kereta Jabotabek

Published on November 17th, 2009no comments

NAIK kereta api Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi) laksana masuk hutan belantara, apalagi jika Anda orang baru. Petunjuk serba tidak jelas mulai dari gerbang stasiun, peron, hingga di dalam kereta api. Bagaimana caranya agar Anda tidak bingung atau malah tersesat karena naik kereta yang salah atau turun di stasiun yang salah? Simak tips berikut.

1. Stasiun umumnya minim petunjuk arah. Jika Anda merasa kehilangan orientasi karena Anda orang baru, pastikan dulu orientasi Anda. Sekarang ini di setiap stasiun banyak petugas. Tanyakan pada mereka, misalnya, di mana letak loket untuk membeli tiket, toilet, atau posisi peron menuju ke stasiun tujuan Anda.

2. Jika Anda berencana jadi pengguna tetap jasa kereta api, di stasiun biasanya ada jadwal. Catatlah jadwal itu. Namun, pastikan bahwa itu merupakan jadwal terbaru yang berlaku. Sebab seringkali jadwal yang tertera di kaca atau papan pengumuman stasiun berbeda dengan praktik yang sedang berjalan.

3. Kereta sering tidak tepat waktu tetapi tidak pernah mendahului jadwal. Jika Anda tahu jadwal keberangkatan, datanglah beberapa menit sebelum jadwal keberangkatan. Kalau kereta terlambat, itu sudah menjadi nasib Anda.

4. Belilah tiket. Di dalam kereta, terutama kereta ekspres dan ekonomi AC, selalu ada pemeriksaan tiket. Jika tidak punya tiket Anda diharuskan bayar denda yang nilainya berlipat dan Anda akan dipelototi orang satu gerbong.

5. Ada tiga jenis kereta rel listrik (KRL) yang beroperasi di Jabotabek yaitu kereta ekspres, ekonomi AC, dan ekonomi non-AC. Pastikan jenis kereta yang Anda dipilih sesuai dengan yang tertera di tiket dan jangan salah naik kereta. Salah naik kereta Anda akan tetap didenda, kecuali jika Anda beli tiket kereta ekspres lalu Anda naik kereta ekonomi.

6. Jika lupa beli tiket atau terpaksa tidak beli karena Anda tidak sempat, saat membayar denda atau tiket suplisi, mintalah bukti pembayaran.

7. Tiket jangan dibuang ketika masih di atas kereta karena saat keluar dari stasiun tiket akan diperiksa petugas.

8. Di dalam kereta tidak ada petunjuk tentang stasiun-stasiun yang akan dilewati. Jika Anda belum mengenal stasiun tujuan, bertanyalah kepada orang di kiri-kanan Anda.

9. Kereta, terutama kereta ekonomi non-AC, rawan copet. Jika membawa tas atau barang berharga, pastikan itu selalu dalam pengawasan.

10. Di sejumlah stasiun yang padat penumpang, seperti di Stasiun Tanah Abang, Stasiun Sudirman, dan Kota, calon penumpang biasanya berebut masuk, apalagi kalau tampak banyak kursi kosong. Aksi berebut sering makan korban. Calon penumpang jatuh atau terjungkal bahkan sampai ada yang patah kaki dan tangan. Pastikan Anda tidak berada di pusaran orang-orang yang berebut. Berdirilah agak menjauh dari pintu kereta ketika melihat gelagat orang akan berebut masuk.

11. Pada
jam-jam padat penumpang, agar mendapat tempat duduk, sejumlah orang naik kereta yang berlawanan dengan arah tujuan. Misalnya, penumpang kereta api tujuan Bogor di Stasiun Sudirman akan naik kereta itu di Sudirman saat kereta masih menuju ke Tanah Abang. (Kompas)

Tips Liburan di Musim Hujan

Published on November 17th, 2009no comments

Sudah beberapa hari ini Jakarta diguyur hujan. Langit kelabu pun seolah enggan pergi di atas Jakarta. Selamat datang musim hujan.

Hujan boleh jadi mengganggu kenyamanan waktu liburan bersama keluarga. Tapi, jika kita mempersiapkan diri musim hujan bukan jadi halangan untuk melewatkan liburan. Apa saja yang mesti diperhatikan saat liburan di musim hujan? Berikut panduan singkatnya.

1. Kenali daerah tujuan. Kondisi di musim hujan di daerah tujuan bisa jadi berbeda satu sama lain. Ada wilayah tertentu yang curahnya hujan tinggi, sementara daerah lain tidak. Di wilayah pegunungan biasanya curah hujan tinggi. Bukan tidak mungkin air dari langit mengguyur tiada henti.

2. Buat list aktivitas yang nyaman buat Anda. Bagi sebagian orang liburan di dalam ruangan lebih menyenangkan karena tidak terkena hujan. Sementara, bagi sebagian lainnya aktivitas di luar ruangan sambil diguyur hujan justru dirasa lebih seru.

3. Persiapkan kondisi fisik. Di musim hujan bakteri, virus, kuman, dan jamur tumbuh subur. Penyakit mudah menyerang, terutama mereka yang kondisi fisiknya lemah. Stamina yang bagus tentu membuat tubuh lebih kuat menghadapi serangan penyakit. Baik juga kalau Anda melakukan vaksinasi virus tertentu seperti malarai, demam berdarah, atau flu. Lazimnya vaksinasi dilakukan 1 minggu atau 3 hari sebelum berangkat liburan.

4. Jangan lupa bawa obat. Obat-obatan ringan akan sangat membantu dalam kondisi-kondisi tertentu. Lazimnya obat-obatan wajib yang biasa dibawa adalah obat sakit kepala, flu, dan diare. Selain itu, lengkapi kotak obat Anda dengan pelengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan seperti obat antiseptik, alkohol, kapas, balsam, minyak gosok, dan lain-lain.

5. Jangan sepelekan pakaian. Bawalah beberapa baju hangat, sweater, atau jaket. Pastikan pula payung atau jas hujan sudah masuk dalam tas. Tak kalah penting juga pelindung tas (rain cover). Jangan sampai barang-barang penting di dalam tas basah dan rusak. O,iya, jangan lupa kaos kaki. Barang kecil yang satu ini sangat membantu menghangatkan badan di wilayah dingin.

6. Mandilah sehabis hujan-hujanan meski suhu udara dingin. Bilaslah tubuh dari kepala hingga ujung kaki. Mandi akan menyegarkan tubuh kita. Jika tidak tahan dengan air dingin gunakanlah air hangat. (Kompas)