Warung bakso yang satu ini sungguh tidak nyaman lokasinya, tepat berada di perempatan Islamic Village Lippo Karawaci kearah Legok, berbaur dengan kesemrawutan tukang ojek dan angkot yang ngetem tak tentu arah ditambah antrian truk-truk raksasa pengangkut pasir yang hilir mudik.
Berbekal rasa lapar penasaran karena selalu terlihat ramai banyak orang rela antri untuk menikmatinya, kamipun menyempatkan diri mampir untuk mencoba. Warung Bakso yang selain menjual Bakso (Ya iyalah masak ya iya dong) juga menjual mie ayam, bakso urat yang menjadi peilihan kali ini terasa gurih dan lezat, kuahnya bertambah segar disiram sambal yang ma’nyuss…. hmmm kenapa nggak dari kemaren ya makan bakso disini…. pantesan orang pada antri.
Waktu menunjukan pukul 19.00 dan kami perhatikan yang membeli bakso ini adalah para pekerja yang juga penumpang bus dari Jakarta yang baru turun di pintu tol Islamic, hmmm… tanpa perlu hitung-hitungan bisnis yang rumit, tampaknya pemilik warung bakso ini sangat jeli memanfaatkan para kaum komuter yang lelah dan kelaparan setelah menghabiskan 1-2 jam waktu mereka di bus.
Semangkuk bakso yang uenak dan murah (Rp.7000/semangkok) akan mampu menyegarkan badan yang lelah sebelum melanjutkan perjalanan bertemu keluarga dirumah.
Banyak Iklan Tidak Bermutu Di Internet, Mohon Anda Untuk Berhati-Hati
If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds























BlogoSquare