Catatan Admin : Dikarenakan masalah teknis berita ini terlambat untuk di publikasikan, namun niatan menggunakan kendaraan umum sepertinya memang harus diberi apresiasi dan terus dipopulerkan.
Pengguna feeder busway di BSD City dan Kereta Sudirman Express pantas untuk dihargai karena menjadi pahlawan bagi pengurangan emisi yang mengakibatkan PEMANASAN GLOBAL.
Tanggal 6 Mei 2008 akan ada spanduk2 akan dipasang di seputar BSD CITY serta pembagian flyer perihal “TERIMA KASIH SUDAH MENGGUNAKAN KENDARAAN UMUM” kepada para pengguna feeder dan kereta api
Menurut Yayasan Tanggul Bencana di Indonesia (www.ytbindonesia.org) sebagai pelaksana acara, kampanye ini adalah apreasiasi perubahan gaya hidup untuk mengurangi dampak bencana akibat pemanasan global.
Pada dasarnya dengan menggunakan kendaraan umum, ada banyak emisi yang dikurangi, sehingga gaya hidup seperti ini adalah gaya hidup yang harus semakin diikuti oleh lebih banyak orang di sekitar Jakarta.
———————————————————TKSH
Berikut Press Release YTBI:
Press Release Kampanye Perubahan Iklim: “Terimakasih Telah Menggunakan Kendaraan umum�
Pemanasan global adalah fenomena yang mengancam keberlangsungan bumi karena terjadinya peningkatan suhu di laut, daratan, dan atmosfer kita . Sejak revolusi industri lebih dari 150 tahun yang lalu, temperatur permukaan bumi sudah naik sebesar 0,76 Celsius. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan temperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia”. Dampak pemanasan global sudah dirasakan dengan meningkatnya kekeringan, banjir, epidemi penyakit menular dan berbagai fenomena pergantian iklim yang tidak lagi stabil. Menurut Bank Dunia, perubahan iklim menyebabkan 40% investasi pengurangan kemiskinan terancam gagal. Selain itu peningkatan temperatur setinggi 2° celsius akan mengakibatkan:1-4 miliar orang kekurangan air bersih, 30% daratan bumi akan kekeringan, 250-550 juta orang akan kelaparan, 80% es di laut Arctic akan mencair, banjir yang parah dan hilangnya pulau-pulau kecil. Bila percepatan pemanasan global tidak dikurangi maka pada tahun 2020 sebagian daerah di sekitar Jakarta Utara akan menjadi lautan dan Bandar Udara Soekarno-Hatta akan menjadi bandar laut.Kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat ibukota sedang dalam proses menuju bencana yang perlahan tapi pasti.
Untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap bencana-bencana akibat pemanasan global, Yayasan Tanggul Bencana di Indonesia (YTBI) sebagai lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam Penanggulangan Bencana berupaya ikut serta dalam penyadaran kepada warga Jakarta dan sekitarnya akan pentingnya masalah ini. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggunakan kendaraan umum dari pada kendaraan pribadi. Karena di Jakarta setiap hari beredar 5,7 juta unit kendaraan, terdiri dari 98,5% kendaraan pribadi dan 1,5% kendaraan umum. Jumlah ini menunjukkan perlunya kesadaran kita semua untuk mengurangi emisi dengan membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Bila dalam jumlah yang banyak, kendaraan pribadi menjadi penyumbang gas emisi terbesar yang menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim.
Pengamatan yang dilakukan oleh YTBI terhadap masyarakat yang tinggal di daerah sub urban menunjukkan bahwa ada golongan kelas menengah yang pergi ke kantor dengan menggunakan kereta api atau bus-bus umum di feeder di dekat pemukiman mereka. Dari rumah mereka mengunakan mobil atau motor ke stasiun kereta api atau bus feeder kemudian dilanjutkan dengan mengunakan kendaraan umum, mereka pergi ke kantor.
“Orang-orang seperti inilah yang patut dijadikan contoh dan diberi penghormatan atas kepedulian mereka dalam melestarikan lingkungan�, kata Dr. Lucy Montolalu, Direktur YTBI.
Berangkat dari kepekaan dan kepedulian akan lingkungan ini, maka YTBI mengadakan kampanye publik yang berhubungan dengan perubahan iklim berjudul “Terimakasih Telah Menggunakan Kendaraan Umum�.
Menurut Ketua Pelaksana Lifter Tua Marbun, Kegiatan ini akan dilakukan pada 6 Mei 2008. dengan membagikan brosur-brosur yang berjudul “Terimakasih Telah Menggunakan Kendaraan Umum�, di beberapa lokasi yang berada di luar Kota Jakarta, seperti BSD City, Bintaro Jaya, dan Kemang Pratama. Sedangkan yang berada di dalam Kota Jakarta, mengambil tempat di Stasiun Kereta Api Dukuh Atas Sudirman dan Ratu Plaza. Disamping itu tim YTBI juga akan memasang beberapa spanduk di daerah BSD City dan Stasiun KA Dukuh Atas Sudirman.
Melalui kampanye ini, masyrakat Jakarta disadarkan akan pentingnya pola/perilaku atau gaya hidup yang bersahabat dengan lingkungan. Dengan menggunakan kendaraan umum kita sudah membantu mengurangi gas emisi penghasil karbondioksida (CO2).
Untuk Konfirmasi
Contact Person: Lifter Tua Marbun – Information Officer
Jl. Kalasan no. 4 Pegangsaan
Jakarta Pusat 10320 Indonesia
Telepon: 021-3157705
Fax: 021-3158279
Email: lifter@ytbindonesia.org


mantap