Bandara

Pertengahan tahun lalu seorang Manager operasional sebuah jasa courier express internasional untuk wilayah Banten dan berkantor di Kota Tangerang mengeluhkan akses dari Tangerang menuju bandara Soekarno Hatta.

Pasalnya adalah, seiring perkembangan bisnis dimana jumlah kiriman yang semakin banyak, terkadang mengharuskannya untuk menggunakan jenis truk yang besar / Fuso atau enam roda yang tidak dapat melewati akses Jl. Selapajang baru dan pintu  M1 Garuda Maintenace facility atau dari arah “belakang”.

Alternatif lain menuju Bandara dari Tangerang adalah  harus memutar melewati Jl Husein Sastra negara – Rawa Bokor. Dikarenakan bisnis yang digelutinya tersebut sangat rentan terhadap waktu, terkadang hal tersebut dapat membuat  koneksi barang-barang yang ada di truk tersebut tidak connect dengan persawat yang akan digunakan karena jalur tersebut sering macet.

Memang jika kita perhatikan, meskipun Bandara tersebut berada di Tangerang Banten tetapi jika dicermati lebih lanjut akses dan infrastructure nya adalah untuk melayani Jakarta.

Akses dari dan ke Tangerang sepertinya “seadanya” karena harus melewati jalur tradisional Rawa Bokor – Jl. Husein Sastra negara – Daan Mogot yang sempit dan selalu macet, jalan Tol Lingkar Luar Jakarta pun yang menghubungkan tol merak dengan Bandara entah kapan dapat diselesaikan.

Akses pintu M1 melalui daerah terbatas dan ‘resminya’ yang boleh lewat adalah kepada mereka yang memiliki pas Banjirkendaraan, atau penumpang pesawat yang memiliki tiket penerbangan selain itu misalkan anda ingin menjemput keluarga atau relasi tidak ada jalan lain anda harus lewat Jl. Husein Sastra Negara.

Untuk angkutan barang / kargopun terbatas, maksimum untuk truk kecil empat roda. Padahal industri di Banten ini diperkirakan hampir 95% berada “dibelakang” bandara searah dengan jalur tol Jakarta – Merak. Biasanya mereka mensiasatinya dengan membagi muatan menjadi beberapa truk yang sebelumnya sudah dilengkapi stiker akses M1.

Banjir bulan lalu yang melumpuhkan akses ke Bandara dari Jakarta membawa “Berkah” bagi Masyarakat dan pebisnis di wilayah Banten dan Tangerang pada umumnya karena mulai “membuka” mata pemerintah yang selama ini sepertinya memandang setengah mata terhadap akses bandara dari / ke Tangerang. Kita lihat saja….ÂÂ