Archive for March, 2007:

Jembatan Penyebrangan di JL. Raya Serpong

Written on March 12th, 2007 by adminone shout

Jalan Di Depan Villa Melati MasMaraknya perumahan, mall dan lebarnya jalan raya Serpong sepertinya tidak memihak pada para pejalan kaki. Hal ini banyak dikeluhkan para warga terutama Vila Melati Mas dan warga lain sepanjang jalan Serpong raya yang merasa kesulitan jika harus menyebrang jalan.

Beruntung jika kita ingin menyebrang di dekat pusat perbelanjaan karena para petugas keamanan biasanya akan membantu para pejalan kaki & pengunjung untuk menyebrang. Namun jika harus menyeberang sendiri dan tidak ada yang membantu, nah.. hal ini akan merupakan tantangan sendiri dan terkadang cukup membahayakan.

Ada beberapa titik di Jalan raya Serpong yang sepertinya harus dibangun tangga penyebrangan demi keamanan warga karena umumnya kendaraan berkecepatan cukup tinggi sehingga dirasakan sangat sulit untuk menyebrang jalan, namun hal ini tentu saya berhubungan dengan itikad baik pengembang dan pemerintah setempat.

Becek

Written on March 11th, 2007 by adminone shout

Pojok ruas jalan yang menghubungi Sektor VI & VII C Gading serpong dengan kawasan komersil Gading Serpong sudah lama dibiarkan becek dan berlubang. Sebelum banjir awal February lalu ruas jalan ini sudah mulai rusak dan saat ini bertambah parah. Becek

Ruas jalan yang sama tercatat tergenang air sekitar 40cm  pada saat banjir awal February lalu sehingga banyak kendaraan yang mogok / tidak berani melintas. Belum didapat konfirmasi kapan pihak pengembang kawasan akan memperbaiki jalan ini.

Tercatat, banjir awal February di kawasan ini disebabkan meluapnya sungai yang membelah sektor VI dan mengalir ke Danau kelapa dua yang saat ini luasnya semakin mengecil karena banyak dibangun pemukiman.

Danau kelapa dua merupakan kawasan resapan air dimana Pemkot Tangerang terlihat berusaha melengkapinya dengan sarana wisata, namun sayang hasilnya sangat jauh dari harapan karena terlihat kumuh dan orang enggan berkunjung. Tidak menarik, setiap hari hanya terlihat beberapa penduduk yang asyik memancing di kawasan ini.ÂÂ

Danau Kelapa Dua

Aliran air danau ini akan mengalir ke Islamic Village samping RS Qadr dan berakhir di Kali Cisadane melalui terowongan dibawah jalan Tol Jakarta-Merak. Selain luas danau semakin mengecil, terdapat bottle neck dikawasan ini yang patut diwaspadai & diantisipasi para pengembang perumahan disekitarnya.

Full Story » Filed under Berita Kawasan Tags:

Rest Area Km 13 – 14 Tol Tangerang

Written on March 10th, 2007 by adminno shouts

Keberadaan rest area dikedua ruas jalan disekitar  Km 13 – 14 Tol Tangerang baik yang ke arah Jakarta maupun Merak yang mulai dioperasikan semenjak beberapa bulan lalu terlihat cukup membantu para pengguna jalan.

Rest Area Arah JakartaFasilitasnya cukup komplit, mulai dari restoran cepat saji sampai gerai ATM bahkan Factory Outlet. Bagi warga Tangerang, khususnya Serpong & karawaci yang setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut tentu saja keberadaan rest area ini cukup menggembirakan. Manfaat yang paling terasa jika sedang ke arah jakarta adalah pom bensinya. Karena antriannya sedikit, otomatis pom bensin ini bisa dijadikan langganan untuk memenuhi tangki bensin mereka apalagi kini sudah dilengkapi fasilitas debit BCA.

Setelah lepas dari kemacetan di Jakarta,  Rest area yang ke arah Merak / Tangerang dari Jakarta banyak yang dimanfaatkan oleh mereka yang akan bepergian ke arah Merak. Banyak Kendaraan kendaraan besar terlihat beristirahat disini.

Bagi warga Tangerang sendiri khususnya warga Serpong yang yang beragama Islam keberadaan musholla di ruas Jakarta – Merak ini  sangat membantu terutama diwaktu pulang kantor untuk sholat maghrib.

Saat ini kedua rest area tersebut masih terlihat bersih dan terawat, mudah-mudahan hal ini dapat dipertahankan pengelolanya. Terlihat beberapa petugas keamanan di sediakan untuk menjaga fasilitas ini, namun demikian tidak ada salahnya untuk tetap hati-hati dan waspada untuk menghindari diri dari hal-hal yang tidak diinginkan dan tindakan kriminalitas yang kerap terjadi diruas Jalan Tol Jakarta-Merak ini.

Mind Map

Written on March 8th, 2007 by admin2 shouts

Sebuah buku mengenai Mind Map untuk anak-anak karangan Tony Buzan di toko buku Gunung Agung menarik perhatian saya beberapa hari lalu saat makan siang di BSD Plaza. Buku seharga Rp. 45.000 itu ditujukan untuk orang tua yang ingin mengajarkan kepada anaknya tentang tehnik mind map pada proses belajar anak.

Mind Map Guidelines

Isinya menarik, dilengkapi dengan gambar-gambar dan penjelasan yang mudah dimengerti. Menelusuri lebih jauh mengenai mind map ini, kita akan dibawa pada sebuah upaya untuk mengoptimalkan kemampuan otak kanan kita.

Mind map merupakan alat yang efektif dan dapat diaplikasikan keberbagai kepentingan mulai dari pendidikan sampai dengan keperluan bisnis ( Brain storming, note taking etc).

Ensiklopedia online terkemuka wikipedia dapat anda jadikan referensi awal jika anda tertari mempelajari mind map ini.

Anak-anak kecil akan memiliki kemampuan otak kanan yang sangat besar, itu sebabnya daya imajinasi mereka sangat tinggi. Namun seiring jalannya waktu dan pengalaman hidup, semakin dewasa seseorang maka dominasi otak kanannya akan berkurang digantikan dengan otak kirinya.

Sepertinya mempelajari dan mengajarkan mind map kepada anak-anak kita merupakan sebuah investasi yang berharga dan menyenangkan.

Full Story » Filed under Pengetahuan Tags:

Menelusuri Tangerang Kota

Written on March 4th, 2007 by admin10 shouts

Seorang teman berseloroh mengibaratkan jalan tol Jakarta-Merak adalah garis pembatas di kota Tangerang yang membatasi “daerah beradab dan tidak beradab “.

Tentu saja hal tersebut hanyalah sebuah canda. maksudnya, disebelah utara jalan tol terdapat kota tangerang dengan segala ciri khasnya, dan di selatan terdapat Kawasan pengembang swasta  Lippo Karawaci dan Kawasan perumahan Serpong.

CisadaneMemang, jika merujuk pada situasi saat ini dan apalagi membandingkannya dengan daerah kunjungan wisata, wajar jika Tangerang menjadi salah satu kota yang sama sekali tidak pernah dilirik para pelancong, bahkan mungkin dihindari.ÂÂ

Gelar kota terkotor dalam kompetisi piala Adipura seakan mengesahkan kondisi kota Tangerang ini.

” So, we have no interesting place to browse here but hot,dusty & high criminal record, thank god that we still have mall karawaci to spend the weekend with the family near our new residence in Gading Serpong”ÂÂ

Hal tersebut diatas merupakan persepsi saya dihari-hari pertama saya “resmi” menjadi penduduk Tangerang setelah dipindah tugaskan dari Bandung. Benarkah demikian?

Naluri saya mengatakan Tangerang pasti memiliki sesuatu yang menarik, disalah satu minggu pagi (biar nggak gerah..) saya coba menelusuri kota Tangerang berbekal pengetahuan yang minim tentang kota ini.ÂÂ

Setelah berputar-putar melihat pusat kotanya, persinggahan pertama saya di ujung Jl. Ki Samaun yang kemudian saya ketahui bernama “pasar lama”. Pada saat itu saya melihat banyak orang sarapan pagi disini, Saya fikir kawasan ini pasti cukup menarik untuk ditelusuri sambil mencari sarapan pagi. ÂÂ

Berputar-putar dikawasan tersebut, saya lumayan takjub menemukan dua klenteng yang berada dikawasan ini. Kemudian saya mengetahui, adalah klenteng  Boen Tek Bio yang merupakan bangunan PALING TUA di tangerang yang masih ada hingga saat ini didirikan tahun 1684 dan Klenteng Boen San Bio (Nimmala) yang dibangun lima tahun kemudian. Boen Tek Bio

Mencoba menggali Sejarahnya, saya menemukan hal yang menurut saya sangat menarik; anda dapat mendownload e-book Sejarah Tangerang karangan Bapak Wahidin Halim Walikota Tangerang.ÂÂ

Pagi itu saya mencoba batagor yang ternyata kelezatannya tidak kalah jika dibandingkan dengan salah satu batagor terkenal di Bandung. Disekitar tempat saya membeli batagor tersebut banyak pedagang kaki lima yang menawarkan makanan-makanan beragam lainnya dan terlihat dinikmati dengan lahap oleh para pembelinya. Sayang saya sudah cukup kenyang untuk mencoba yang lain.

Saya berfikir pasar lama ini adalah sebuah tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi di Tangerang kota, disamping klenteng tua-nya, Pasar lama juga merupakan cikal bakal kota tangerang dan menawarkan beragam makanan untuk dicicipi bagi anda para pemburu kuliner.

Setelah puas sarapan dan berkeliling dikawasan pasar lama, saya memutuskan untuk pulang melalui jalan Imam Bonjol. Kejutan lain yang saya temukan adalah melihat banyak lapak penjual sea food di pasar Gerendeng tepat disamping Rs. Sari Asih diujung Jl. Imam Bonjol.

Pasar GerendengPada saat itu banyak sekali kepiting-kepiting besar  yang sedang “diikat” oleh para pedagang menggunakan tali rafia. Kepiting tersebut ternyata berasal dari Kalimantan. Selain kepiting banyak ikan laut dan kerang-kerangan yang dijual.

Kerang hijau merupakan oleh-oleh yang menyenangkan pada saat itu apalagi setelah mengetahui harganya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga kerang di pasar Sinpasa Gading serpong.

Tangerang tetap sebuah kota yang panas dan berdebu dengan tingkat kriminalitas yang tinggi menurut saya, namun menelusuri kawasan pasar lama dan menggali sejarah Tangerang lewat ebooks karangan bapak walikota, membuat saya lebih menghargai kota ini.

Keliling Dunia Dengan Google Earth

Written on March 2nd, 2007 by admin6 shouts

Sebagian dari anda mungkin sudah mengetahui feature google earth yang ditawarkan search engine populer google . Khusus bagi anda yang belum pernah mencobanya, mungkin feature google earth ini dapat menjadi sebuah aktifitas yang menyenangkan & berguna bagi anda.

Google EarthUntuk dapat menikmati layanan ini, sebelumnya anda harus mendownload software yang disediakan gratis sebesar 14 MB dan tentu saja, terkoneksi dengan jaringan internet.

Google earth mengkombinasikan kekuatan search engine dengan satelite image, peta, kontur serta bangunan 3D untuk menyediakan informasi geografis dunia di komputer anda.

Sangat menyenangkan, saya dapat melihat rumah saya di Gading Sepong, menelusuri Green canyon di Amerika, melihat piramida di Mesir, eiffel tower di Prancis, lapangan merah moskow dan melihat banyak tempat lain yang menarik di seluruh dunia.

Selamat keliling dunia…

Full Story » Filed under Pengetahuan Tags:

Peraturan & Etika www.serpong.org

Written on March 1st, 2007 by adminno shouts
Anda dapat memberikan Komentar & informasi tambahan dari setiap artikel / posting yang kami muat dengan meng-klik “comments� disetiap bagian bawah posting / artikel.

Memberikan komentar dan informasi tambahan terbuka bagi semua orang, kami akan menseleksi materi dan komentar yang masuk sebelum kami muat. Komentar yang tidak ada hubungannya dengan materi atau tidak memenuhi etika bermasyarakat secara umum otomatis akan kami diabaikan.

Jika anda memiliki informasi menarik seputar Serpong jangan ragu untuk mengirimkannya ke widiatmoko@gmail.com kami akan menyaring dan menampilkan informasi yang bermafaat bagi warga serpong  sesuai dengan motto serpong.org :

… sebuah direktori hal-hal yang menarik disekitar kitaÂÂ

Salam,

Admin

Gading Serpong Sektor VI

« Newer Posts