Teringat pada saat melihat soal ujian seorang anak Sekolah Dasar yang terdapat pertanyaan sebagai berikut :
Bapak-Ibu, Kakak dan adik bercengkrama di :
A.Ruang Keluarga
B.Ruang Makan
C. Teras
D. Ruang Tidur
Jawaban yang diisi oleh anak itu adalah C dan salah karena menurut guru jawaban yang benar adalah A. Ruang Keluarga.
Ketika ditanya mengenai jawabannya, Si anak berkomentar ” aku biasanya bercengkrama dengan papa mama di teras rumah… ”
Meskipun belum sepopuler dinegara maju, Kondisi pendidikan dasar di Indonesia saat ini membuat sebagian orang tua di Indonesia memutuskan untuk mendidik anaknya diluar jalur sekolah formal, mereka memilih mendidiknya sendiri di rumah atau populer disebut ” Home Schooling”.
Disamping hal diatas, sekolah formal saat ini sepertinya telah menjadi sebuah ladang bisnis yang menggiurkan, uang masuk sekolah-sekolah favorite di kawasan Serpong dapat mencapai belasan bahkan puluhan juta rupiah !
Asosiasi Sekolah Rumah dan Pendidikan Alternatif (ASAH PENA) Indonesia didirikan sebagai jawaban atas kebutuhan program pendidikan yang lebih disesuaikan dengan kebutuhan individual anak didik (tailor made) dengan memanfaatkan berbagai potensi dan sumber daya yang sudah ada dalam keluarga dan masyarakat.
Anak belajar di dalam ruang-ruang kelas yang jauh lebih besar, yakni rumah, lingkungan tetangga, dan seluruh dunia, sehingga kreativitas dan daya inovasi anak pun akan semakin berkembang. Asah pena ini diketuai oleh Kak Seto, seorang pemerhati anak yang sudah tidak asing lagi di Indonesia.
Tentu saja keputusan homeschooling ini harus dipersiapkan secara matang, Indonesian BEliever Homeschooling Community yang belokasi di Serpong atau sebuah artikel di CBN ini mungkin dapat anda jadikan titik awal mempelajari metoda pembelajaran alternative ini.
Lebih lanjut sebuah weblog yang sangat menarik dari Bapak Sumardiono  yang menceritakan kepada kita pengalamannya meng “HS” kan ke dua anaknya. Disana anda akan mendapat informasi menarik seputar Home schooling mulai dari cara memulai dan aspek hukumnya.
Dimana alamat Indonesian Believer Home Schooling Community di Serpong. Karena anak saya ingin di didik dengan cara home education. Saya tinggal di Parung Panjang.
Pak Mihardy Abbas,
Thanks atas kunjungan dan pertanyaannya, Sepanjang pengetahuan saya lokasi mereka ada di BSD.sayang sekali website mereka di http://www.ibehc.org sudah tidak aktif, mudah-mudahan ada warga kawasan lain yang dapat memberikan informasi alamatnya.
Keberadaan ibehc ini juga di sebut di sebuah blog lain : http://mamakintan.blogsome.com/2006/09/11/1-getting-started-about-homeschooling-law-in-indonesia/
Salam,
bisa dikirimkan informasi plus cara pendaftaran homeschooling serta nomor telphone yang bisa dihubungi
rgrds,
Harumie
Bapak/Ibu Harumi,
Untuk lebih memahami homeschooling silahkan anda untuk bergabung di http://groups.yahoo.com/group/asahpenaindonesia/
Thanks
oomohon informasi contact person n alaatnya thank’s
Info tambaan tentang homeschooling visit di http://pormadi.wordpress.com/2007/11/12/homeschooling/